Selasa, 10 Juli 2012

Niat Ikhlas

Niat, tempat nya di awal dan akan berhenti kepada yang di niatkan. Maka tiadalah sesuatu yang bernilai di sisi Nya bila kita meniatkan semua karena Nya, niatkan setiap ibadah kita ikhlas hanya padanya, karna sudah kewajiban seorang hamba harus berbakti kepada TuhanNya, itulah mengapa semua perbuatan kita dalam kehidupan ini, baik beribadah, mencari rizki, bermuamalah, mencintai sesuatu harus di niatkan hanya kepada Allah semata. Tiadalah berarti hidup ini bila hanya di niatkan untuk urusan dunia saja dan tidak bernilai di sisi Nya, cobalah kita merenungkan apakah kita akan hidup selama nya di dunia, bila dalam ibadah niat kita hanya urusan dunia merugilah kita, dan nanti akan ada rasa malas jika apa yang kita niatkan tak kunjung di dapat. Umar bin khatab berkata, saya mendengar Rasulullah bersabda, sesungguh nya sah atau tidak sah suatu amal, tergantung pada niat. Dan yang teranggap bagi tiap orang apa yang ia niatkan. Maka siapa yang berhijrah karena Allah dan rasulullah maka hijrah nya akan diterima oleh Allah dan Rasullullah. Dan siapa yang hijrah karena keuntungan dunia yang dikejarnya atau perempuan yang akan dikawin, maka hijrah nya terhenti pada apa yang ia niatkan(Bukhari,Muslim) maka penting nya niat ini. Bila kita niatkan kepada Allah semata maka akan dicukupkan kita, karna takwa kepada Nya, bila dunia kita kejar akhirat akan terlepas tapi bila akhirat kita kejar dunia akan mengikuti kita, maka tak perlu kita mengejar dunia karna itu semua fana susah senang itu ujian, senang melupakan jika tak dilandasi iman, susah tak bersabar, yakinlah bila kita bertakwa maka rejeki pun mudah datang tak terduga dan bahagia tenang di buat nya, firman Allah: Dan siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah memberi nya jalan keluar dari segala kesulitan, dan di berinya rizki dari arah yang tidak diduga (Aththalaq 2-3).
Dari ayat diatas jelas, niatkan semua hanya kepada Allah semata sebagai tanda takwa kita pada nya,maka sayanglah kira nya
bila dunia semata yang ada dalam niat kita, bila niat hanya untuk urusan dunia semata, kebenaran jauh pada nya, ikhlas pun tak ada. Lelah terasa jika niat di dapatkan jauh dari aturan Tuhan, bila niat karna Allah maka semua dilandaskan pada kebenaran, aturan Tuhan yang perlu di jalankan, duniapun mengikuti walau sulit dimengerti karna itulah misteri ilahi, pahamilah niat kita, luruskan dan ikhlaskan, beribadah kepada Allah niatkan hanya untuk Allah, maka urusan dunia biarkanlah sungguh kita perlu beikhtiar dan berdoa saja, hasil nya serahkan pada Nya yakinlah kita telah mendapat jaminan oleh Nya, hanya keyakinan kesabaran dan istiqomah diperlukan dalam melakukan nya, maka kita barulah kita bisa merasakannya, tampa harus di perbudak oleh dunia, berdasarkan nafsu, yang pada akhir nya ditinggalkan, dan semua yang kita lakukan harus di pertangungjawabkan.

Kematian Itu Dekat

Takkan ada yang abadi selama masih di dunia, kehidupan ini persinggahan semata, adalah nanti kehidupan yang sebenarnya, alam setelah dunia. Janganlah kita terlena oleh tipu daya nya, janganlah kita susah gelisah sehingga lupa akan rahmat nya. Pernahkah kita merenungkan apa yang kita takutkan hanya masalah kecil hanya masalah dunia yang tidak ada artinya jika di bandingkan tanggung jawab kita melalaikan perintah-perintah Nya. Sungguh merugi kita menukar akhirat hanya dengan kenikmatan dunia yang sesaat, sungguh merugi kita jika takut tak mendapatkan rejeki, sehingga lupa akan taat, sadarkah kita bila ajal menjemput tinggallah semua nya.
Firman Allah: Tiap jiwa akan merasakan maut, dan kamu akan dibayar tunai pahalamu pada hari kiamat maka siapa dihindarkan dari api neraka dan dimasukkan dalam sorga, berarti untung. Dan tiadalah kehidupan dunia hanya sekedar kesenangan yang memperdaya (menipu). (al-imran185), dan pernahkah kita renungkan apa benar kita percaya akan ada hari pembalasan akan ada alam setelah dunia dimana di sana akan ada perhitungan dan semua di pertanggung jawabkan, tiada satupun yang bisa menolong kecuali amal saleh. Begitu remeh nya kita terhadap aturan Tuhan tidak sadarkah kita berdiri di bumi Nya, dan sebagai apa kita di dunia ini, belum sadarkah kita tanda tanda kekuasaan nya, jika Dia berkendak tiada sulit bagiNya, yakinkah kita sampai kapan berlaku umur kita, tau kah kita besok atau satu jam bahkan satu menit kedepan nyawa masih di badan. Firman Allah: Apabila datang ajal mereka tidak dapat diundurkan sesaat pun dan tidak dapat dimajukan(Al-A'raaf 33). Janganlah kita lalai oleh Dunia, harta kita, anak-anak kita, saudara, teman sahabat janganlah membuat kita lalai ingat kepada Allah. Dan barang siapa yang demikian merugilah. Tiadalah hubungan nasab (keturunan) apabila sangkakala sudah ditiupkan dan tiada lagi tempat meminta pertolongan, itulah hari pembalasan hari perhitungan jika berat amal kebaikan maka untung dan bahagia, sebaliknya jika ringan timbangan kebaikan dan berat keburukan merugilah dalam jahannam yang menyala-nyala, tiadalah sudah diperingatkan melainkan kita mendustakan dan meremehkan, apakah kehidupan ini hanya main-main, percuma sudah inilah hari perhitungan hari pembalasan telah datang. Maka dari itu pergunakan waktu sebelum terlambat.
Anas r.a berkata: Rasulullah saw, menggaris beberapa garis, kemudian bersabda: Ini angan-angan manusia dan ini ajal nya, maka ketika ia sedang sibuk, tiba-tiba datang ajalnya yang terdekat, dari garis-garis itu(Bukhari).
Abdullah bin Mas'ud ra berkata: Rasulullah saw membuat gambar segi empat, dan ditengah nya ada garis lurus memanjang hingga keluar garis kotak, dan di samping garis tengah itu ada garis kecil. Lalu Rasulullah saw menerangkan: Ini manusia, dan garis persegi itu kurung ajalnya, sedang garis panjang keluar dari batas itu, angan-angan cita-cita manusia, dan garis-garis kecil itu ialah gangguan-gangguan yang selalu menghinggapi manusia, maka bila ia selamat dari yang pertama, mungkin terkena yang kedua dan jika ia terhindar dari yang satu terkena yang lain (Bukhari).
Karena itulah betapa dekat nya kematian, dan kadang betapa tidak sadar nya kita akan hal itu sehingga sering nya kita meremehkan kehidupan ini.


Sabtu, 07 Juli 2012

MUHAMMAD AL-FATIH 1453 Episode 8: "Conqueror in The Making"

MUHAMMAD AL-FATIH 1453
Episode 8: "Conqueror in The Making"

Alat tulis digenggam oleh anak kecil
itu, menggoreskan berbagai hal yg
bisa ditumpahkan dari pikirannya dari
tulisan & gambar. Dia menuliskan
bahasa persia, arab dan turki, bahkan
merancang tugra miliknya sendiri,
sebuah cap kebesaran atas namanya.
buku catatan Mehmed II (Al-Fatih)
kecil
Dalam lembaran-lembaran lain, anak
berusia 11 tahun itu menggubah syair
yang kualitasnya setaraf dengan
penyair besar. Dalam bait-bait yang
dia gubah, sungguh terlihat mental
dan kehormatannya sebagai seorang
Muslim, dalam usia yg masih belia.
"NIATKU, taat kpd perintah Allah
[Maka berjihadlah kalian di jalan
Allah... (TQS 5:35)]"
"SEMANGATKU, berupaya
bersungguh-sungguh dalam melayani
agamaku, agama Allah Swt"
"TEKADKU, akan aku tekuk lututkan
orang2 kafir dengan tentaraku,
tentaranya Allah Swt"
"PIKIRANKU, terpusat pada
pembebasan (Konstantinopel),
kemenangan, dan kejayaan, dengan
kelembutan Allah Swt"
"JIHADKU, dengan nyawaku dan
hartaku, dan apalagi yang tersisa di
dunia setelah ketaatan pada perintah
Allah?”
"KERINDUANKU, perang dan perang,
ratusan rubu kali untuk menapatkan
ridha Allah Swt"
"HARAPANKU, akan pertolongan dan
kemenangan dari Allah, dan
ketinggian negeri ini atas negeri
musuh-musuh Allah Swt"
Semangat jihad tertanam padanya
laksana pohon yang berakar kuat, dan
buahnya tumbuh melalui tindak
geraknya. Darah ahli perang mengalir
deras dalam urat nadinya berpadu
dengan ideologi Islam yang menyatu
dengan jasadnya. Mehmed II tumbuh
menjadi pemuda tangguh, ksatria
Islam yang menjadikan ridha Allah
sebagai tujuan hidupnya .
Sejak kecil ayahnya, Murad II, telah
memilihkan baginya dua ulama
pembimbing imannya, ulama terbaik
di wilayahnya. Syaikh Ahmad Al-
Kurani sejak awal bersikap keras pada
Mehmed II untuk membentuk sikap
hormat pada ulama. Dengan didikan
yang tegas, Mehmed II berhasil
menghatamkan Al-Qur'an sedang
usianya masih 8 tahun saat itu.bJuga
Syaikh Aaq Syamsuddin, ulama
polymath pada bidang fikih, tarikh,
astronomi, pengobatan dll juga
menjadi mentornya. Dengan
pendekatan personal dan keahlian
yang lengkap, Syaikh Syamsuddin
inilah yang akan sangat berpengaruh
bagi Mehmed II.
Setiap hari Syaikh Syamsuddin
menceritakan tarikh Islam pada
Mehmed II kecil, menggambarkannya
secara detail dan menarik. Syaikh
mendeskripsikan Rasulullah dan
setiap akhlaknya, juga perangnya, tak
tertinggal sedikitpun dalam ceritanya.
Juga penaklukkan para shahabat,
keksatriaan Umar bin Khaththab,
Khalid bin Walid, Ali bin Abu Thalib,
dan jamak sahabat lain. Beliau pun
mendedahkan perjuangan Tariq bin
Ziyad, Alp Arsalan, Salahuddin Al-
Ayyubi dalam memperjuangkan deen
Islam.
Dan yang paling menarik dari
semuanya bagi Mehmed II, tatkala
Syaikh Syamsuddin menyampaikan
usaha penaklukan Konstantinopel.
Beliau menceritakan hampir setiap
masa, jatuh bangunnya ummat
Muslim di depan tembok
Konstantinopel yang kokoh teguh. Tak
lupa juga menyitir hadits Rasulullah
saw tentang kepastian dibebaskannya
Konstantinopel, dan panglima terbaik
saat itu.
"Konstantiniyye elbet birgun
fetholunacaktir. O'nu fetheden
komutan - ne guzel komutan, O'nun
askeri - ne guzel askerdir"
Mata Mehmed II berbinar tiap kali
Syaikh Syamsuddin menceritakan
Konstantinopel, kota itu menjelma
menjadi impiannya. Dan sejak saat itu,
Konstantinopel tak pernah lepas dari
pikiran Mehmed II, berkewajiban
bahwa dirinya adl penakluknya.
Mehmed sangat sadar bahwa
Rasulullah berpesan bahwa
"panglimanya adalah panglima yang
terbaik", maka itulah tujuannya. Shalat
tahajud setiap malam adalah doanya
pada Allah, tak henti-hentinya
semenjak ia baligh. Rawatib menjadi
hal yang selalu dia lakukan, sebagai
pinta pula pada Allah agar berkenan
pada dirinya. Begitulah Mehmed II
melayakkan dirinya untuk menjadi
panglima terbaik, agar Allah
memilihnya jadi penakluk
Konstantinopel.
Tumbuh menjadi penggemar bahasa
dan sejarah, sama seperti ayahnya,
Mehmed bahkan menguasai 8 bahasa
Internasional saat itu. Bahasa ibu,
Turki, Arab dan Persia ditambah
Yunani, Latin, Serbia, Hebrew dan
Prancis untuk memastikan komunikasi
dia kuasai. Bahkan ada yang
menyampaikan bahwa Mehmed belia
menghabiskan hampir sebagian besar
waktunya diatas kuda dan berlatih.
Ksatria Islam selanjutnya telah lahir,
dengan naluri perang 6 generasi
Utsmani dan 800 tahun keyakinan
bisyarah Rasulullah.
Siapa yang tahu jalannya kedepan,
tantangan tak dapat diterka dan dikira,
namun penaklukkan Konstantinopel
adalah harga mati. Bagi Mehmed II,
tak ada yang dapat menawar bisyarah
Rasulullah, apalagi menggantinya
dengan hal yang lain. Inilah kisah
tentang seorang pemuda dengan
prestasi melebihi masanya, yang
dijanjikan oleh langit ketujuh.
Mehmed II Khan bin Murad
(Muhammad Al-Fatih)
Amasya, kota tempat Muhammad Al-
Fatih dibesarkan
Bersambung..


MUHAMMAD AL-FATIH 1453 Episode 7: "Birth of The Promised Sultan"

MUHAMMAD AL-FATIH 1453
Episode 7: "Birth of The Promised
Sultan"

Perlu 10 tahun bagi
Mehmed I menyatukan keluarganya
yg terserak akibat fitnah kekuasaan,
membangun fondasi baru yg lebih
kuat. Mehmed I menjadi Sultan
generasi ke-5 Utsmani, termasuk
seorang administrator negara dan
negosiator yang cekap pula. Walau
tak banyak penaklukkan yang terjadi
pada zamannya, karena fokusnya
pada reformasi internal dan soliditas
pasukan. Murad II yang
menggantikan ayahnya menjadi
Sultan Utsmani ke-6, mewarisi
segala persiapan yang dilakukan
oleh ayahnya.
Murad II, Sultan ke-6 Utsmani
Pemuda cerdas berusia 18
tahun itu seorang yang lembut,
penuh perhitungan, laksana Utsman
bin Affan dalam jajaran shahabat.
Murad II saat latihan memanah
sambil berkuda
Konon, Murad II sangat
menyukai bahasa dan sejarah, ia
banyak menerjemahkan kitab tafsir,
tarikh dan adab ke dlm bahasa
ibunya. Pada 1422, Murad
menggelandang meriam2 besi
berukuran standar yang masih
jarang pada saat itu menuju tembok
Konstantinopel
Jenis Meriam yang dibawa Murad II
mengepung Konstantinopel pd 1422
Padahal usianya belum
genap 20 tahun saat mengepung
kota Konstantinopel, dan meminta
agar kota itu diserahkan padanya.
Seolah-olah pengepungan
Konstantinopel adalah kewajiban
pertanda baligh bagi keluarga
Ustman, begitu Murad II
melakukannya. Walau
mengakibatkan guncangan pada
kota, namun tembok Konstantinopel
masih terlampau kokoh hanya untuk
meriam biasa. Sadar dengan
kenyataan bahwa selama senjata
artileri tak berevolusi, maka tembok
terlalu kukuh, Murad II mengangkat
kepungan.
Berkali-kali pasukan salib
dari Venesia, Hungaria, Serbia coba
mengusik ketenangan kaum Muslim,
namun pupus dihadapan Murad II.
Bahkan Penguasa Karaman, wilayah
Asia Utsmani memberontak pada
Kesultanan Utsmani hanya berhasil
gigit jari di depan Murad II. Dengan
elegansi politik dan kelembutan
militernya, Sultan Murad II membuat
pasukan Italia mundur tunggang-
langgang pada 1432. Serbia
dijadikan wilayah vassal Utsmani
pada 1439 dan sejak saat itu dunia
barat mengetahui siapa sosok
Murad II. Disegani kawan dan lawan,
Dihormati munafik dan mukmin.
Kerendahan hati Murad II berpadu
dengan kekuatan insting perangnya
Pada masa Murad II,
pendidikan betul2 diperhatikan,
setiap distrik madrasah umum
dibangun, dan ulama berdatangan
ke tanahnya. Murad II juga
mewajibkan pendidikan kepada
muda-mudi Muslim, bahkan
menyeru yg belum menikah
membentuk pasukan azap (jejaka).
Begitulah Murad II benar-benar
membuat kaum kristen selalu
memanjatkan doa agar umur Murad
II dipendekkan. Lantunan tilawah Al-
Qur'an terdengar syahdu sedan,
ayat demi ayat mengalir tenang dari
lisan ksatria Allah, Sultan Utsmani.
Ayat itu bercerita tentang
janji Allah akan kemenangan-
kemenangan kaum Mukmin atas
kekufuran, surah Al-Fath. Hati Sultan
Murad II diliputi kegalauan, hanya
Al-Qur'an yang dapat
menenangkannya dari berjalan
kesana kemari tanpa arah. Di
ruangan lain, Huma Hatun, istrinya
sedang menyabung nyawa utk anak
ke-3 nya, penerus jihad di jalan
Allah. Sungguh penantian yang
mendebarkan bagi setiap ayah,
bahkan jika dia adalah seorang
sultan gagah perkasa nan lemah
lembut.
Ketika bacaannya sampai
pada surah Al-Fath, pekikan bayi
menghentikan tilawah Murad II,
memaksanya berdiri segera
menghampiri. Dengan langkah
panjang Murad II segera menuju
tempat kelahiran, senang
menyelimuti hatinya, anak ke-3 nya
laki-laki. Pada saat itu suasana
begitu mendukung, setahun terakhir
itu Kesultanan Utsmani
mendapatkan berkah Allah dari
langit dan bumi. Panen berlimpah,
buah2 ranum menggantung dan
ternak2 sehat, penduduk
menandakan ini adalah hal baik
yang datang dari Allah
Saat berada di samping
istrinya, Murad II melafalkan kalimat
tauhid pada bayinya, kelak kalimat
yg kelak ditinggikannya. Lalu Murad
II memberikan bayi itu nama
sebagaimana ayahnya, dan
sebagaimana Rasul-nya. Anak itu
keturunan ke-7 Utsmani, dinamai
dengan Mehmed II Khan bin Murad.
Kelak dunia akan mengenalnya
sebagai penakluk terbaik,
Muhammad Al-Fatih...
bersambung..

Berdamai Dengan Masalah

Hidup ini memang tak mudah, tapi kalo cuma untuk hidup aja tak sulit, belajar memaknai hidup terima apa yang terjadi. jadikan guru berharga dalam hidup ini, tiada keberhasilan yang hakiki tampa ada kegagalan dilalui. Kadang kita gundah lelah jenuh dan merasa tidak ada lagi yang berarti dalam hidup ini, itu semua adalah bisikan syetan yang membuat kita putus harapan, selama nyawa masih di kandung badan tiada putus rahmat Tuhan, percayalah yakinlah itu tak perlu kau meragukan. Tiada masalah tampa berkesudah tiada derita tampa akhir walau lelah, tiada malam tampa siang, tiada gelap tampa terang, tiada kesuksesan tampa melalui kegagalan. Jadi janganlah kita berputus asa, hidup ini adalah proses yang tiada henti walau sampai mati pun kita akan melalui proses lagi, semua satu paket yang harus kita jalani. Apalah arti hidup ini bila kita tidak mau menikmati, susah senang pasti ditemui sayang bila tidak dinikmati walau datang tak berperi. Dengan rasa kita bisa menjadi bijak, menerima hidup dengan syukur, semua ada masanya semua ada pada dunia nya, jadilah kita pribadi hebat yang bisa menerima semua dengan tepat dan selalu taat, walau jatuh bangun lagi, terjatuh bangkit lagi dan bejuang lagi, satu kata kunci bila semua telah kita hadapi, terasa tak sanggup lagi menanggung beban diri ini, tetaplah berprasangka baik padaNya, sungguh tak mungkin rahmat nya mendahului adzab nya sungguh tak mungkin Tuhan mendzolimi hambanya, pasrahkan semua padaNya, tinggallah kita menyadari apa ada salah dalam menjalani, atau Tuhan ingin mendengar keluh kesah ini, cucuran air mata ini keluar dari sanubari, berharap hanya pada Ilahirobbi dengan senyum nya menanti dengan kemurahan hati, yang tak pernah menutup pintu rahmat dalam taubat, selama nyawa di kandung badan roh belum sampai kerongkongan, kembalikan semua pada Nya, ceritakan padaNya, jika tak sanggup diri ini menanggung beban yang dialami, biarlah semua terjadi dalam sabar dan doa menjadi sebab turun nya pertolongan Ilahi.

Jumat, 06 Juli 2012

Kereta Dan Kisahnya

Kereta Dan Kisahnya

Empat tahun gw naek kreta, maklum itu merupakan sarana transportasi yang paling efisien dan murah buat gue pd waktu itu, yang penting lo harus kudu tau jadwal kereta pukul berapa dia bakalan dateng, inget bro kreta terlambat dua jam itu biasa, kata bang iwan fals hehe. Macem-
macem yang bakalan lu temuin di dalem kereta, oh ya sedikit kasih tau yang gw ceritain ini kereta ekonomi kereta listrik (KRL) sama kereta diesel (KRD), hehe.. lanjut lg cerita nye, jadi mulai dari pegawai, pelajar, pedagang asongan,
pengamen, seniman teater dadakan, pengemis, copet, jambret,penjahat sampe penjahat kelamin juga ada, dengan berbagai macam bentuk nya,
semuanya menjadi satu dalam
gerbong gerbong kereta. Buat orang yg sering naik kereta
pasti sudah paham jam dimana kreta penuh sesak, dan sudah terbiasa dengan keadaan dimana di perlukan perjuangan untuk bisa naik di dalam kereta yang sudah berjubel dan sesak, biasa nya pada jam-jam orang mulai berangkat dan pulang kerja atau sekolah, kereta pagi "kreapag" itu istilah yg di pake pelajar yang naik kereta pagi, "kreasor" kereta sore. Pada waktu jam-jam itulah kereta
penuh sesak, dengan berbagai
aroma dan peristiwa, oh iya ada satu lagi yang bikin kereta sesak kalo kereta telat atau rusak, pasti
bakalan penuh sesak, karena dua waktu penumpang yang numplek menjadi satu akibat keterlambatan kereta atau kerusakan pada kereta. Tapi aneh nya tetep aja banyak
yang suka naik kreta, mungkin karna
lebih murah dan efisien bagi yg
posisi tempat kerja nya memang lebih dekat naik kereta.
Di dalam kreta banyak yang gw temuin, hiburan dari pengamen kreta, asongan yang murah murah, dan tindak krirminalitas yaitu jambret dan copet ada juga penjahat-penjahat kelamin. Buat yang baru pertama atau baru pasti ada rasa was-was dan takut naik kreta khusus ny bagi wanita, tapi bagi yg udah biasa sih gak
masalah, dan biasa nya para penumpang sudah punya komunitas kecil yang terbentuk karna sama-sama penumpang kereta dan naik dari stasiun yang sama pada waktu yang sama dlm waktu yang lama sehingga sering bertemu dan mengenal, hehe bahkan ada yang punya komunitas gerbong kereta pada jam tertentu gerbong tertentu biasa mereka ketemu dan karna waktu yang lama saling mengenal dan menjadi komunitas, contoh ny kreta diesel jam 7 malam gerbong belakang, tiap hari mereka ketemu di gerbong itu pada jam kereta yang sama, shingga saling mengenal dan menjadi komunitas tersendiri, komunitas ini membuat para copet atau jambret berpikir dua kali bila ingin melancarkan aksi nya, hehe takut benjol-benjol, karna kalo ada copet atau apapun itu,
semua kompak siap membantu
menghajar, menggebuki,
menenpeleng, membakar, hehe..
sadis. Kebanyakan yang menjadi korban kriminal di dalam kereta adalah orang-orang yang baru naik kereta. Ini ada sedikit tips dari gw bila naek kereta,
1. Jangan memakai perhiasan yang berlebihan atau mencolok.
2. Usahakan jangan berdiri di pintu
kereta, mending di dalam
3. Berdoa dan selalu ingat, jangan terlalu banyak tanya
kepada banyak orang jika kita sendiri, maksud nya tetap tenang, walaupun kamu baru naik kereta,
bila kamu mau tanya, cukup bertanya kepada orang di dekat kamu
4. Waspada bila banyak anak sekolah di dalam gerbong, karna
suka ad aksi tawuran dan lemparan
batu dari luar kereta, jadi siap-siap
nunduk lah dari pala benjol atau bocor kepala kita kena batu nyasar hehe..
5. Panggul tas didepan jangan tas di
panggul di belakang , atau di
samping nanti di sobek orang pke
silet gak tau.
6. Ini yang terpenting, selalu ingat diri dan ingat kepada
yang Maha Ktuasa, ini yang paling
utama. Itu tips aman di dalam kreta
dari gw, InsyAllah lu bakalan aman
aja naik kereta, karna gak ada yang
perlu ditakutin, udah dulu yaa cerita nya, pala gw dah panas ne rasanya, gw kan nulis
buat hiburan, bukan bikin tambah stress hehe.., semoga ad manfaat yang bisa di ambil dari coretan-coretan ini, salam persahabatan Kereta Dan Kisahnya.

Kamis, 05 Juli 2012

MUHAMMAD AL FATIH 1453 Episod 6 : "Il-Yildirim (The Thunderbolt)"

MUHAMMAD AL FATIH 1453
Episod 6 : "Il-Yildirim (The
Thunderbolt)"
Episode dunia hendak berganti,
layaknya bandul yang berayun dari
satu titik pada yang lainnya. Abad
ke-13 yang menandai masa
kekacauan umat Muslim hendak
berganti menuju abad kegemilangan
Islam. Sejak berpijak di eropa,
perluasan dengan cepat dilakukan
terus-menerus oleh kesultanan
Utsmani, lebih cepat dari bani
manapun. Kesultanan Utsmani
mengingatkan kaum Muslim akan
'ashrul-futuhat'-'masa
penaklukkan' Khilafah Umayyah
yang terdahulu.
Saat itu peran Kesultanan Utsmani
jauh lebih menonjol dari Khilafah
Abbasiyah, sehingga Barat lebih
memperhatikan mereka. Dari
sekelompok penunggang kuda, Islam
telah mentransformasi mereka
menjadi ksatria2 Allah yang tangguh.
Islam telah menyihir sekelompok
nomaden Turki menjadi pedang Allah
yang membela dua kalimat syahadat
dan menyebarkannya. Pasca
penaklukkan kota Galipoli oleh Orhan,
gerakan Utsmani seolah tak
terbendung, menyapu Eropa Timur
bak tsunami.
Murad I, penerus Orhan tak kalah
hebatnya, beliau terkenal sebagai
jenius administrasi militer maupun
urusan negara.
Murad I penakluk Adrianopolis
Hanya setahun berselang sejak
pengangkatannya sebagai sultan
Utsmani, prestasi besar sudah dia
ukirkan pada batu Islam.
Adrianopolis, kota kedua termegah di
Eropa Timur harus mengakui
kepiawaian Murad I, takluk olehnya
pada 1361.
Reruntuhan Adrianopolis (Edirne)
Sejak itu kaum Muslim memiliki 2
ibukota, untuk mengakomodasi 2
benua yg dikuasai, 1 di Eropa
(Adrianopel), 1 di Asia (Bursa). Saat itu
pula Utsmani merasa memerlukan
militer yg lebih terorganisir, lalu
membentuk pasukan 'penjaga
pintu' (kapikulu). Diantara pasukan
kapikulu ini, dibentuk pula pasukan
khusus pengawal sultan yang terkenal
dan terkuat sampai PD1; Yeniseri.
Kekuatan ini membawa Utsmani
sebagai kekuatan tempur paling
istimewa di dunia Islam pada masa
itu. Dan lewat kekuatan ini pula Murad
I dapat mengepung Konstantinopel
pada 1373 dan memaksa Kaisar
menyerahkan jizyah.
Setelahnya Murad I bergerak ke
wilayah Yunani, Philadelphia dikuasai
pada 1378, Sofia pada 1385,
Thessalonika 3 tahun kemudian.Pada
1389, Murad I bahkan berhasil
memukul mundur pasukan gabungan
Serbia, Bulgaria, Albania, Macedonia
dan sekutunya. Sayang sekali
kemenangan besar atas kristendom ini
dibayar mahal dgn syahidnya sang
sultan ditangan agen Kristen.
Beyazid I, yang menggantikan ayahnya
Murad I dijuluki "Il-Yildirim", 'Sang
Petir' karena gerakannya yang sangat
tangkas.
Beyazid I "Il Yildirim" - "The
Thunderbolt
Melebihi ayahnya, Beyazid bahkan
pergi ke timur dan ke barat,
meluaskan wilayah Utsmani baik di
Asia maupun Eropa. Bahkan Bulgaria
yang berada di Balkan merasakan
kuatnya Beyazid, 'Sang Petir' lalu
menyambar Wallachia pada 1394.
Guna menahan serangan tentara salib
Genoa dari Laut Hitam, dan
mengepung Konstantinopel, Beyazid
membangun benteng kokoh. Anadolu
Hisaria (Anatolian Fortress), begitu
sebutan kaum Barat terhadap
benteng Sultan Beyazid Il-Yildirim
Anadolu Hisaria (The Anatolian
Fortress)
Pada tahun yang sama 1934, Beyazid
pun melaksanakan impian kaummnya
mendapatkan Konstantinopel, ia
mengepungnya! Pengepungan
dilakukan sangat lama, sangat intens,
sangat kuat, hanya satu langkah lagi
Konstantinopel akan jatuh saat itu.
Namun sayang, seribu sayang, dari
Timur jauh, muncul jenius perang
Muslim lainnya, keturunan Jengis
Khan lainya, Timurlang.
Timurlang (Tamerlane | Timur)
keturunan Gengis Khan yg Muslim.
Timurlang yang juga ingin
menyatukan dunia dibawah kalimat
Allah, membuat kerusakan dengan
menumpahkan darah sesamanya.
Gerakan cepat Timurlang sampai ke
kota Ankara yang dikuasai oleh
Utsmani, dan nyawa kaum Muslim
terancam disana. Mendengar invasi
dari rivalnya, Beyazid segera pergi
menuju Ankara, meninggalkan
Konstantinopel yang bebas dari
kepungan. Dengan pasukan yg
terbatas, n logistik yang seadanya,
Beyazid secepat kilat menuju Ankara,
demi membela rakyatnya  *derap
kuda
Malang bagi Beyazid, sisa kekuatannya
tak mampu menandingi Timurlang,
kakuatannya dilumpuhkan dan
Beyazid menjadi tawanan. Sebagai
pembuktian siapa yang berhak
menyandang titel 'keturunan Khan
Agung' Beyazid dibawa kemanapun
Timurlang pergi. Begitulah akhir hidup
"Il-Yildirim", meninggal dalam
tawanan Timurlang sebagai ganti
nyawa rakyatnya yang ia cintai.
Pasca meninggalnya Beyazid,
Kesultanan Utsmani dilanda
perpecahan penerusnya, sutuasi jadi
tidak menentu. Namun, semakin
kencang suatu badai, maka semakin
indah pula langit setelahnya, begitulah
keadaan Utsmani pada saat itu.
Beyazid dalam tawanan Timurlang
Dan akan terbukti indahnya sinar
mentari setelah badai ini, penakluk-
penakluk lebih hebat yang akan
muncul setelahnya..
Bersambung..